Kamis, 25 September 2008

Harimau Sumatera


Harimau Sumatera merupakan satwa yang terancam punah, hanya dapat ditemukan di pulau Sumatera dan diperkirakan populasinya tinggal 450 - 500 ekor. Dalam upaya penyelamatan harimau sumatera Taman Safari Indonesia ditunjuk oleh 20 kebun binatang di dunia sebagai Pusat Penangkaran Harimau Sumatera, studbook keeper dan tempat penyimpanan sperma (Genome Rescue Bank) untuk harimau Sumatera.

            Harimau adalah hewan terbesar di antara semua keluarga kucing. Tubuhnya lebih ramping dan lebih sempit daripada tubuh singa. Hanya seorang ahli yang melihat perbedaan di antara kerangka kedua hewan ini. Kerangka harimau memberi dukungan terhadap otot-otot tegar daari tubuh bagian belakang guna lompatannya dan juga memperhitungkan tungkai depannya yang kekar yang menangkap dan menyeret mangsanya. Kulit bulunya berfungsi sebagai penyamar alamiah terhadap keseluruhan cahaya dan bayangan di dalam lingkungan hewan itu. Pada umur  tahun, harimau telah dewasa dan selama 11 tahun berikutnya, harimau betina akan beranak setiap 2 - 2,5 taun. Waktu di antaranya diisi dengan mendidik dan melatih anaknya.

            Harimau biasanya hidup sendiri. Meski harimau termasuk ‘kucing mengaum’ namun nyatnya ia tidak mengaum sebanyak singa. Harimau dewasa dalam keadaan liar makan 18 – 27 kg dalam sekali makan. Jumlah makanan rata-rata per hari 9 kg, berarti seekor harimau membunuh 45 – 50 rusa tiap tahunnya.


 
 
            Harimau Sumatera yang berwarna indah (P.t. sumatraensis) merupakan subspesies terkecil dengan tinggi pundak hanya 75 cm. Warnanya lebih gelap daripada spesies lain dan bergaris lebih jelas. Latar belakangnya jingga indah dengan garis-garis lebih lebar dan gelap di atasnya. Bagian putih pada ras lain di sini cokelat kekuning-kuningan di perut dan parasnya. Harimau ini di Sumatera masih terdapat di dua tempat: di wilayah bergunung-gunung di barat daya dan utara pulau tersebut. Sampai Perang Dunia II, jumlah hewan ini agak banyak, namun sesudah itu populasinya semakin menurun karena diburu.

  Urutan klasifikasi Harimau Sumatera adalah sebagi berikut:

§      Kingdom : Animalia

§      Phylum : Chordata

§      Classis : Mamalia

§      Ordo : Carnivora

§      Famili : Felidae

§      Genus : Panthera 

§      Spesies : Panthera tigris 

          

Continue reading >>

Rabu, 24 September 2008

Tapir

Tapir (Tapirus indicus)

            Tapir merupakan satwa berkuku ganjil seperti kuda dan badak mempunyai belalai yang kuat meskipun tidak begitu panjang, kaki pendek dan tegak. Warna kulit terbagi menjadi 2 bagian yaitu hitam dan putih sedangkan bayi tapir warna kulitnya coklat bergaris totol-totol putih horisontal. Habitatnya di hutan tropika, wilayah Burma, Thailand, Semenanjung Indocina dan Sumatera.

 
            Tapir adalah hewan berkuku ganjil yang sedang besarnya dan dalam beberapa hal mirip dengan badak. Tapir merupakan anggota famili Tapiridae yang bersama dengan badak (Rhynocerotidae) tergolong subordo Tapiromorpha. Hewan ini adalah hewan yang montok dengan kulit yang tebal. Berat hewan jantan 180 – 360 kg dan yang betina 80 – 180 kg. kaki depan mempunyai 4 jari, kaki belakang 3 jari, tetapi yang keluar pada kaki depan hanya jari yang kecil dan di atas tanah yang keras tidak meninggalkan bekas. Gigi tapir ada 44 buah. Gigi taring di rahang bawah telah berkembang dengan baik, akan tetapi yang ada di rahang atas lebih kecil daripada gigi seri yang ketiga. Perbedaan utama dengan badak secara lahiriah ialah: tidak ada cula, moncong yang ada di ujungnya memenjang menjadi semacam belalai dengan lubang hidung, leher agak panjang, tidak adalipatan-lipatan kulit dan adanya bulu-bulu.

            Tapir melayu, atau biasa disebut dengan tapir adalah tipe yang paling menyimpang dari jenis yang lain dan karena itu ditempatkan dalam suatu genus tersendiri: Acrocodia. Tapir ini adalah tapir yang terbesar dengan berat maksimal 375 kg. Warnanya hitam dengan tubuh yang putih. Putihnya mulai dari belakang tungkai depan dan mencakup seluruh tubuh kecuali tungkai belakang dan ekor. Hewan ini tidak bersurai, belalainya lebih panjang daripada spesies lainnya. Tapir ini hidup di dataran rendah terutama di hutan-hutan rawa Sumatera. Sifatnya agak penakut terutama terhadap manusia, sehingga hidupnya sangat tersembunyi. Mereka berkelana sendiri-sendiri dan mengikuti jalan setapak yang banyak dipakai di hutan.

            Tapir sebenarnya tidak mempunyai alat untuk membela diri, kecuali barangkali kulitnya yang cukup tebal, dan tentu saja sikap takutnya dan kenyataan bahwa ia tidak merugikan dan tidak menghasilkan tanda kenang-kenangan perburuan, ikut berperan melestarikan kelangsungan hidupnya. Tapir merupakan fosil hidup yang unik, yang perlu dilindungi. Umumnya tapir dapat dipelihara dengan baik di kebun-kebun binatang. Mereka juga dapat berkembang biak dengan baik di sana. Namun, terancamnya hutan-hutan di Sumatera yang merupakan habitat aslinya, turut mengancam kehidupan tapir. Berikut ini adalah urutan klasifikasi tapir:

§      Kingdom : Animalia

§      Phylum : Chordata

§      Classis : Mamalia

§      Ordo : Perissodactyla

§      Famili : Tapiridae

§      Genus : Tapirus

§      Species : Tapirus indicus

Continue reading >>

Komodo

Komodo (Varanus komodoensis)

Komodo " penguasa di Pulau Komodo " merupakan kadal terbesar yang panjangnya bisa mencapai 3 meter dan beratnya sekitar 70 - 90 kg. namun ada pula yang mencapai 163 kg. Satwa ini hanya terdapat di Nusa Tenggara di Pulau Komodo, Padar dan Rinca serta beberapa pulau kecil di selat antara Sumbawa dan pesisir barat serta utara Flores. Komodo senang tinggal di dalam liang-liang tanah, kadang di bawah batu atau susunan akar pohon. Reptil ini dapat bergerak dengan cepat / lari dengan perut tanpa menyentuh tanah tapi juga dapat berenang di air.

Komodo secara umum dianggap sebagai anggota Varanidae yang
masih lestari. Kadal raksasa ini ditemukan pada tahun 1912 oleh seorang mayor yang bernama Ouwens dari Belanda dan kemudian diumumkan kepada para ahli hewan. Hewan dewasa memangsa kijang dan babi, sedangkan yang masih muda memerlukan mula-mula hanya makan serangga, kemudian makan hewan kecil bertulang belakang. Karena perburuan yang intensif terhadap kijang dan babi, maka mangsa bagi biawak raksasa itupun sudah mulai berkurang dan akibatnya jumlah biawak Komodo kini telah menurun. Biawak Komodo saat ini telah mulai mendapat perlindungan ketat dari Pemerintah Republik Indonesia.

Urutan klasifikasi Komodo adalah sebagai berikut:

§ Kingdom : Animalia

§ Phylum : Chordata

§ Class : Mamalia

§ Ordo : Squamata

§ Famili : Varanidae

§ Genus : Varanus

§ Spesies : Varanus komodoensis
Continue reading >>

Selasa, 23 September 2008

Lelouch ~on screen~

This is my NEW LAYOUTS!!!

Do you want this???

Just copy the codes below and paste it into your Custom CSS box.

Enjoy it!











THANKS FOR VISITING MY BLOG!!!
Continue reading >>

Itachi's Poisoned Cake

Itachi’s Poisoned-cake

Sasori                : Deidara, when will we hit him?

Deidara              : Him? Who do you mean?

Sasori                : I mean Itachi.

Deidara              : Be silent. I can beat him anytime.

Sasori                : I can’t understand, why do you very hate with him?

Deidara              : Because… he made a better art than me. You know, my art is the best!

Sasori                : What are you saying? My puppets are better than yours.

Kisame              : Can you two keep silent? Our leader will come.

Hidan                 : Huh!!! That bastard guy?

Kisame              : If you saying it in front of The Leader or Konan-sama, you might be died.

Hidan                 : But I can’t die anymore.

Kisame              : Even you’re a zombie, or… anything, The Leader is very strong.

Itachi                 : Kisame, are you hungry?

Kisame              : Ah, yes. Why?

Itachi                 : I’ve made a cake for you.

Kisame              : Hmm… I want!

Itachi                 : Zetsu, do you want, too?

Zetsu                 : Ah… I’m sorry. But my food is only a human. I don’t like cake.

Itachi                 : Okay… here you are. Hey! You two! You want, too?

Deidara              : Of course we want!

Sasori                : Itachi maybe put a poison in the cake.

Deidara              : Hah? He can do it?

Sasori                : You hate him, don’t you?

Deidara              : I’ll ask him. Itachi!! Are you putting a poison or anything in the cake?

Itachi                 : No!

(Deidara and Kisame eat Itachi’s cake, but…)

Deidara              : You bastard Itachi!!! What are you putting in?

Itachi                 : But I don’t put anything.

Kisame              : Itachi… do you hate me??? W…what’s this cake?

Itachi                 : I named it ‘Uchiha Cake’. Uh… I miss my cute brother… Sasu…

Deidara              : STOP!!! Do you want to kill me? Give me … wate…rrr!!!

Itachi                 : Definitely yes. I want to fight you in front of my formerly house. Sasuke was fighting you, then, why weren’t you died?

Deidara              : it wasn’t your business!! Now, help me!!!

Kisame              : Me, too…Itachi!!

Itachi                 : I don’t understand you two. I don’t put anything in my cake. What’s happened?

                        (Konan and Pein come)

Konan               : What the??? Hey… I smell a thing… like onion there. Who’s putting onion here? I don’t like onion.

Pein                   : Mmmm… cake~. Itachi, do you make it alone?

Itachi                 : Yea! Leader-sama… I’ve done it!!!

Pein                   : May I taste it?

                          (One minute later)

Pein                   : Ita…chii… do you want to kill me???

Konan               : Pein? What happened?

Pein                   : Oni…on…

Konan               : Itachiii… what have you done yet?

Itachi                 : Ko..konan-sama… I do nothing!

Konan               : Let’s relive them!

Pein                   : Dear… o..nions…

Konan               : Onions? Uph dear, your mouth smell like a dragon mouth!

Itachi                 : I cannot do anything…

Konan               : Itachi!!! Water! Hurry up!

Itachi                 : Here you got.

Konan               : Pein... are you OK?

Pein                   : I feel better now. Itachiii!!! (Shouting) why are you putting onions in your cake??? Do you want to kill me???

Itachi                 : Oh… because my brother, Sasuke don’t like onion.

Kisame              : But why? You miss your brother, aren’t you?

Itachi                 : Oh my… Kisame, I’ll give it to Sasuke to make him hates me forever, and then he’ll be strong and can beat me… Sasuke… hurry come to me!!!

Konan               : Hey… not only onions! There are turtles, poison mushrooms, and then… Oh No! Snakes! Orochimaru-Chan must be angry to you!

Kisame              : Wekk… I regret to eat it!

Konan               : Hey, why doesn’t Deidara-kun awake?

Sasori                : Oh My… he’s died!

Itachi                 : (hiding) I do nothing~~~

Sasori                : Itachi! Let’s take responsibility!

Itachi                 : But~but~but I do nothing!!!

Konan               : Hey… Itachiii, you let my honey will die anymore; you’ll take the responsibility quickly… (With angry and scary face).

Hidan                 : Ha-ha… that bastard Leader… goes die with that stupid cake!!!

Konan               : Shut Up, Hidan! Do you want to die with this ‘Uchiha’? ~

Hidan                 : O…Ok Konan-sama… I’ll shut down.

Konan               : Ha-ha… what kind of funeral do you want~~?

Itachi                 : No… T_T

Hidan                 : Uph… good fortune for me~~ I don’t eat that cake…

Konan               : Hidan!!! You too!

Hidan                 : Sss.. Sorry…

Pein                   : calm down, Konan… don’t kill our member.

Konan               : Pe…Pein… I’m so sorry; I don’t want to make you angry to me… (Crying)

Pein                   : No, honey. I’m not angry with you… I’m sorry.

Sasori                : (whispering) hwekkk!!! Good cake, make Deidara DIE!!!

Deidara              : (awake) Master Sasoriii.. pleaseee…TT

Sasori                : It’s better for you to die! Go die with your disproved words!

Deidara              : Ok… ok. Your art is the best. Now give me water….

Sasori                : Are you promise?

Deidara              : Surely yes!

Pein                   : SHUT UP YOU ALL!!! You’ve made my Konan crying!

Konan               : *Hiks* Pein-kun… they made you’ll die…

Pein                   : Nope, Konan. I won’t die until we’re been married…

Konan               : Promise?

Pein                   : (shook) give me your warm hug, honey..

Konan               : Alright, then…

All                     : (whispering) sst… poor leader…

Pein                   : I CAN HEAR, BASTARDS!!! SHUT UP OR I’LL KILL YOU ONE BY ONE!!! (chuckling) 

Continue reading >>

Naruto's Main Story


  U

ZUMAKI NARUTO WAS BORN IN Hidden Leaf Village (Konoha Gakure). His Father, Yondaime, sealed The Nine-Tails-Demon-Fox into Naruto’s body. The Nine-Tails-Demon-Fox has a ‘Red Chakra’. This Red Chakra has been uniting with Naruto’s Chakra.

            Naruto wanted to be a Hokage, like his Father, Minato Namikaze, or famous with nickname ‘Yondaime’. Both his father and his mother, Uzumaki Kushina, they died a long time ago, when Naruto was born.

But, Naruto well had known with his characteristic, a foolish, stupid, and not talented guy. Naruto very wanted to be a talent boy like his teammate, Uchiha Sasuke. Sasuke originated from Uchiha Clan, the oldest clan in Konoha gakure.

           Nobody wanted to be Naruto‘s friend. But, after Naruto grew up, Sasuke began to be Naruto’s friend. And the others, too. They are: Nara Shikamaru, Inuzuka Kiba, and Rock Lee.

            The strongest in Konoha gakure, was at Team 1, named Hyuuga Neji, who always talked about fate and destiny. It made Naruto was very annoyed. But Naruto can make Neji realized and back to the true way.

            Naruto didn’t pass the Chuunin Examination, but he found a new jutsu from Jiraiya- sensei. It named Rasengan. To train Rasengan, he wandered with his sensei, Jiraiya. But, before he left Konoha, his friend, Sasuke, was kidnapped by Oto no Yoninshuu (Sakon, Tayuya, Jiroubo, and Kidoumaru). They were Orochimaru’s follower. But Naruto failed attempt to retrieve Sasuke.

            Now, after his failed attempt to retrieve Sasuke, Naruto learns that circumstances have granted him slightly less than three years to prepare for a confrontation with Orochimaru, who has to wait that much time before he can transfer to Sasuke’s body. Naruto also must prepare for his eventual confrontation with Akatsuki, who are after the Nine-Tail-Demon Fox sealed within him. To prepare, Naruto leaves the village and undergoes intensive training under Jiraiya. At the same time, Sakura becomes Tsunade’s apprentice, and Sasuke trains under Orochimaru. Thus, each of the three members of the original Team 7 is now training under one of the Legendary Sannin.   

Who is Akatsuki?

            Akatsuki is the organization who contains some greatest ninjas from some big country. The leader of Akatsuki is very strong, named Pein. Akatsuki’s members are 9 of all; there are Itachi Uchiha, Hoshigaki Kisame, Deidara, Sasori (ex-member), Tobi, Zetsu, Hidan, Kakuzu, and Konan. All of them are regularly male ninjas, except Konan.

Itachi Uchiha is older brother of Sasuke, who kills all people in his clan, except Sasuke. Cause that, Sasuke is very hate with him. His eyes, is the Sharingan, a doujutsu from his clan. His element is fire because he is from Konohagakure.

Hoshigaki Kisame is a shinobi from Wave country. His element is water. His face like a shark. His chakra is the greatest of all members. Has a saber, named Samehada.

Pein is leader of the Akatsuki. He has been living in Amagakure (Rain Country) for a long time. His eyes, Rinnegan, are the strongest of all doujutsu. Until now, his strength hasn’t known.

Konan is only female at Akatsuki. But, we’re false if we belittle her strength. She likes origami very much, and now she can make her body to be thousands of paper which like thousands of knives. She also can control them.

Continue reading >>

Eien no Uta (Eternal Song)

Eien no Uta

(Nyanyian Abadi)

        Pagi hari. Senin ini Clust mengawali harinya di Tokyo, Jepang. Entah kenapa, Clust sangat menyukai pernak pernik Jepang. Baginya, benda-benda tersebut sangat bernilai artinya. Saat SMA, ia mendapati pengumuman sekolah di Jepang, bagi murid yang berprestasi. Karena itu, ia menjadi rajin belajar agar bisa sekolah disana. Tentu saja orang tuanya sangat gembira dengan impiannya itu. Mereka tidak melarang Clust menyukai hal-hal sebangsa Anime, Manga, bahkan theme-songnya.1

            Kesuksesan bagi mereka yang bekerja keras. Meskipun Clust selalu dijauhi oleh remaja-remaja seumurnya di Manila, tetapi rupanya keinginan untuk mewujudkan impian dengan semangat yang tak tergoyahkan itu akhirnya membuahkan hasil juga.

            Di Manila Clust hanya memiliki seorang teman yang berasal dari Indonesia. Anggi. Anggi selalu melindungi Clust ketika dirinya dihina karena dianggap ‘aneh’ oleh teman sebayanya. Tetapi, dibalik sifat Clust yang polos, Clust memiliki bakat yang besar  akan eknologi software animasi.

            Ohayou gozaimasu2,” ucapnya saat memasuki ruangan Fakultas Seni Animasi di Tokyo University. Ia sangat takut jika tak ada yang mau menjadi temannya. Ia duduk disebelah gadis cantik berambut kecoklatan. Clust mengulurkan tangannya, tetapi gadis itu mengabaikannya.

            “Jangan pedulikan dia,” seseorang menghampiri Clust. “Dia memang seperti itu. Sok. Aku, Shihoudani Yuujirou. Panggil saja Yuuji. Salam kenal,” ia mengulurkan tangannya. Nampaknya ia friendly, pikir Clust.

            “Aku Clust El Diego La Graciero. Panjang, ya? Aku dari Filipina.”

            “Dia Yuhi Kurenai. Sifatnya memang agak arogan. Ya…seperti itulah dia. Cantik sih iya, tapi sifatnya itu membuat orang tidak suka padanya.”

            Keramahan Yuuji membuat Clust tidak lagi khawatir akan ketakutannya itu. Sifat Yuuji memang sangat menyentuh hati Clust, dan itu membuatnya langsung percaya pada semua kata-katanya. Dalam waktu singkat persahabatan mereka berjalan baik. Clust merasa dekat dengan Yuuji. Ia merasa sedang bersama Anggi saja.

            Suatu malam yang pekat, Clust menelepon sahabatnya Anggi yang dirindukannya itu.

            “Halo?” ucap suara dibalik telepon itu. Suara yang tidak asing bagi Clust.

            “Gi? Kamu, ya? Ini aku, Clust, senpai-mu3.”

            “Ooh! Clust! Bagaimana keadaanmu? Sekolahmu? Lancar?” seru Anggi. Ia senang sekali sahabatnya ternyata tidak lupa padanya.

            Mereka bercanda lama sekali. Clust mengutarakan perasaannya yang ingin bertemu dengan keluarganya, juga menyemangati Anggi agar bekerja keras. 

            “tentu saja. Aku juga ingin seperti kamu, menyusul kamu ke Jepang sana. Aku lupa wajah kamu, lho. He…becanda kok. Ya sudah, kamu belajar sana. Nanti giliran aku yang telepon. SLI4 mahal juga, lho!”

            “Oh ya! Itu bagus dong! Ya sudah, aku tutup dulu ya. Konbanwa5, met malam.” Telepon sudah ditutup. “mahal juga nelpon ke Filipina,” batinnya.

Clust tertidur dengan pulas. Dalam mimpinya ia bertemu dengan orang-orang tercintanya, juga Anggi.

Ting-tong! Bunyi bel mengusik mimpi Clust. Clust segera terjaga.

“Siapa yang membunyikan bel tengah malam begini?” ujar Clust kesal. Ia lantas berjalan kearah pintu dan membukanya. Lho?

“Yuhi? Sedang apa kamu tengah malam seperti ini diluar? Dingin.” Clust heran. Teman sekelasnya yang jutek itu ternyata.

“Sudahlah. Bawa aku masuk. Cepat!” merasa ada hal yang penting, Clust tidak bisa menolak. Ia masih kebingungan.  

Ada apa? Sepertinya kamu tergesa-gesa sekali. Kamu tidak apa-apa kan?” ucap Clust. Ia merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan temannya ini.

“sebenarnya…” Yuhi memulai ceritanya. “Aku sebenarnya tidak ingin menceritakan hal ini kepadamu. Ini rahasia besar para dosen yang sudah diberikan kepadaku.”

“ Dosen? Maksudmu, guru-guru kita di Universitas?” tanya Clust heran.

“Ya. Begitulah. Kamu harus menjaga rahasia ini baik-baik.” kata Yuhi. “Profesor Iwashi telah menciptakan sebuah software animasi yang bisa menghipnotis orang yang menonton animasi itu. Tetapi beliau menyembunyikan data software itu di suatu tempat agar tidak digunakan orang jahat untuk kepentingan mereka sendiri.”

“Itu kejam sekali! Menghipnotis orang dengan animasi!” Clust tidak bisa menahan emosinya.

“Ssst! Jangan berisik! Kulanjutkan ceritaku. Teman professor Iwashi dulu, ingin mendapatkan data itu. Ia dan anak buahnya mendatangi kediaman Prof. Iwashi. Tetapi Profesor tidak mau buka mulut. Dan, ia tewas ditembak para penjahat itu,”

“Teruskan.”

“kemarin, para dosen menemukan data itu di sebuah tempat bawah tanah Universitas kita. Agar tidak ketahuan, mereka menitipkan data ini kepadaku. Tetapi hasilnya nihil. Aku berlindung dari kejaran mereka di rumahmu, tempat yang tidak mungkin dicurigai untuk menyembunyikan ini. Kau harus membantuku,” terangnya.

“Tapi kenapa harus aku? Kenapa hanya rumahku yang dijadikan persembunyian ini?” Clust bingung.

“Kamu temannya Yuuji, kan?” ujar Yuhi.

“Apa lagi ini? Ada apa dengan Yuuji?”

“Sebenarnya, yang mengejarku itu adalah kelompok pewaris penjahat yang dulu membunuh Prof. Iwashi. Mereka tak lain adalah…”

“Akh…jangan jangan mereka itu…”

“Benar. Yuuji, temanmu itu. Dia mengincar data software ini agar bisa menguasai dunia animasi. Jika itu terjadi, dunia kita bisa hancur dikuasainya. Dia tidak mungkin mencurigai rumahmu karena tahu aku begitu mengacuhkanmu. Lagi pula dia pikir kamu sudah terpengaruh akan sikapnya yang sok friendly itu.”

Benar juga, pikir Clust.

Ting tong! Tiba tiba ada yang membunyikan bel. Yuhi dan Clust panik. Itu pasti Yuuji. Clust menyuruh Yuhi sembunyi, dimana saja. Clust menarik nafas panjang, bersiap-siap. Kali ini dia akan mencoba bersandiwara.

Clust membuka pintu dengan hati-hati. Jantungnya berdetak kencang. Pintu terbuka. Clust terbelalak. Itu memang Yuuji.

“Yuuji? Ada apa malam-malam seperti ini datang ke rumah?” Clust menenangkan hatinya. Tidak akan terjadi apa-apa. Semoga. Hanya Yuuji seorang yang datang. Oh…tidak. Polisi juga. Tapi, kenapa bersama Yuuji? Bukankah Yuuji itu penjahatnya?

“Yuhi Kurenai! Keluar! Kami, pihak kepolisian telah mengepung anda! Cepat serahkan Data software animasi itu!” seru sang kepala polisi.

Ada apa ini? Kenapa Yuhi yang ditangkap? Yuhi bilang, Penjahatnya Yuuji!” seru Clust.

“Dia sudah memperalatmu. Dialah yang penjahat. Dia mencuri data itu dariku. Jadi, apapun yang dikatakan Yuhi, jangan percaya. Lagipula, polisi sudah mendapatkan bukti. Bukti kalau Yuhi bersalah. Percayalah, kalau tidak, tanyakan saja pada para dosen yang memberikan data itu.” Ujar Yuuji.

Yuhi keluar dari persembunyiannya. Ia keluar sambil mengacungkan disket berisi data itu.  

“Clust, kamu percaya padaku, kan? Kalau aku pencurinya, mana mungkin aku menceritakan kisah Profesor Iwashi kepadamu?” seru Yuhi.

“Tidak, Clust. Dia menceritakan semua itu agar kamu percaya padanya.” Sanggah Yuuji.

“Aku benar-benar bingung.” Ujar Clust. Yuhi tersenyum dari kejauhan. “ tapi aku lebih mempercayai kata-kata Yuuji dibanding kamu. Yuuji adalah teman yang baik, dan aku jadi ingat pada sahabatku di kampung halaman. Lagipula, kamu dikenal punya perangai aneh sejak SD, kan? Itu kudengar sendiri dari dosen kita. Mungkin itu memang darah penjahat.” Kata Clust meyakinkan. “Tapi kenapa aku? Kenapa aku yang kau bohongi demi tujuanmu itu?”

“itu karena kamu memiliki bakat untuk mengolah software animasi. Itu memudahkan Yuhi mengetahui rahasia yang terkandung dalam software itu.” Jelas Yuuji. Clust mulai mengerti.

“Yuhi, kamu bukan orang jahat. Meski kamu sudah menipuku, bahkan menjebakku, aku tidak akan membencimu. Kamu punya orang yang peduli padamu. Jadi, sekarang serahkan data itu sekarang. Kamu tidak akan dihukum.” Kata Clust.

“Aku tidak akan menyerahkan data ini pada siapapun juga!” seru Yuhi. Ia melarikan diri lewat jendela di lantai atas. Tidak ada yang dapat mengejarnya. Tetapi…Dorrr! Yuuji menembak Yuhi, tepat di kakinya.  Yuuji menembakkan peluru sambil bercucuran air mata.

“akh!” Yuhi terjatuh. Kakinya berdarah. Clust tidak percaya Yuuji bisa melakukan hal yang hanya bisa dilakukan polisi itu. Mereka semua berlari menghampiri Yuhi yang kesakitan.

“Panggil ambulans! Sepertinya lukanya parah!” teriak salah satu polisi.

“Kenapa kamu menangis seperti itu? “ Clust tidak tahan melihat airmata Yuuji, yang tanpa disadarinya juga mebuat hati Cluct terpekik.

“Kau akan tahu, nanti.” Ujarnya sambil menghapus airmata.

“Kenapa kamu bisa melakukannya? Itu hebat sekali!” Clust heran.

“Kamu tahu, kenapa aku diberi tugas menjaga data itu? Aku ini polisi yang professional lho! Tapi seringkali pekerjaan ini membawa kesedihan untukku”

Clust semakin bingung.

Tapi apa yang dilihatnya hari ini, sungguh nyata. Yuuji mengambil disket bersi data itu dan menyimpannya di sebuah kotak khusus. Mungkin kotak yang hanya bisa dibukanya seorang.

“Yuuji, maafkan aku. Karena aku, Yuhi bisa bersembunyi dan kamupun bahkan kesulitan menangkapnya. Kamu sampai harus menembaknya. Aku benar benar minta maaf,”

“Tak apa. Tugas polisi memang seperti ini, kan? Untunglah kamu sadar sudah ditipu Yuhi dalam waktiu yang singkat”

Tiga hari berlalu. Yuuji dan Clust mendapat kabar bahwa Yuhi tewas bunuh diri karena frustasi, tidak bisa meneruskan jejak pendahulunya sebagai penjahat animasi. Belakangan diketahui juga bahwa yang membunuh Prof. Iwashi adalah ayah Yuhi. Dan data yang berbahaya itu pun disimpan di sebuah museum yang penjagaannya sangat ketat.

Sebulan kemudian, Clust dan Yuuji berziarah ke makam Yuhi. “Kamu tahu, Clust, betapa berat menghukum orang yang kamu cintai?” Yuuji terdiam sejenak. “aku mencintai Yuhi sejak lama, tapi aku tidak bisa membiarkannya berbuat kejahatan. Itulah tugas polisi. Sungguh sulit. Seorang polisi tidak boleh melibatkan mperasaan pribadinya dalam menjalankan tugas.” Kata Yuuji. Clust baru tahu Yuuji mencintai Yuhi. Kini ia mengerti betapa berat tugas yang harus dipikul seorang polisi.

Clust terhenyak. Memang sedih rasanya kalau kehilangan orang yang dicintai. Ia pun ingin segera menelpon sahabatnya dan menceritakan semua hal yang terjadi pada dirinya.        

 

Sugiyuku yuunagi

Kanashimi yo ima wa shizukani

Watashi wo mimamotte

Itsuka mata furusato e kaeru

Sono hi made

Nageki no daichi ni akai ame wa furi sosogu

Kaze no naku koe wa kurai honoo o aotte*

 

            Yuuji menyanyikan lagu kenangan itu. Lagu yang dulu pernah ia nyanyikan bersama Yuhi dengan penuh harapan dan kenangan. Clust berdiri disampingnya seraya memperhatikan semilir angin yang membawa debu pergi.

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan:

  1. anime: kartun Jepang; manga: komik Jepang; theme-song: lagu yang ada di dalam anime.
  2. ohayou gozaimasu: selamat pagi.
  3. senpai: sahabat, orang yang dekat dan dihormati.
  4. SLI: Sambungan langsung Internasional.
  5. Konbanwa: Selamat malam.

*. Diambil dari lagu Honoo no Tobira dari     FictionJunction YUUKA, kira-kira artinya sebagai berikut: kesedihan sore hari yang terlewati;sekarang ini diam-diam menjagaku; hingga suatu hari aku bisa pulang kembali; hujan merah turun rintik rintik diatas tanah yang berduka; dan suara tangis angin mengipas nyala api yang gelap.  

Continue reading >>

Diatom

Diatom [Kelas Bacillariophiceae]

Diatom adalah organisme yang termasuk dalam protozoa mirip tumbuhan atau disebut pula Algae. Diatom biasanya dijumpai di atas permukaan tanah yang basah, seperti di sawah, got, parit, atau selokan. Tanah yang mengandung banyak diatom biasanya berwarna kuning keemasan. 

Diatom adalah organisme uniseluler, ada yang hidup secara soliter , maupun koloni. Dinding sel tersusun atas dua belahan, kotak (hipoteka) dan tutup (epiteka). contoh diatom adalah Naviculla, Pinnularia, dan Cyclotella. 

Proses reproduksinya bermacam-macam. Pada Navicula, bagian tutup terpisah dengan bagian kotak selama proses pembelahan. Masing-masing bagian akan membentuk wadah baru. Karenanya, ada yang semakin lama semakn kecil ukurannya. Ukurang yang sangat kecil sehingga tidak bisa membelah lagi membuat isi sel tersebut keluar dan mencari dinding sel yang baru, yang lebih besar.  
Continue reading >>

Jumat, 19 September 2008

Full House Kiss


Full House Kiss

By Shiori Yuwa

 

 Mugi Suzuhara, gadis SMU berusia 15 tahun sedang mencari kakak perempuannya yang hilang. Sebuah petunjuk menuntunnya masuk ke SMU Shoukei, sekolah super elit. Dengan bantuan Kazuya Mido, ia bisa masuk ke sekolah elit itu dengan menyamar sebagai guru. Tetapi, itu tidak gratis, karena sebagai gantinya Mugi harus bekerja sebagai pelayan di rumah Mido yang juga kediaman La-Prince. Maka, dimulailah romantika kehidupan Mugi sebagai pelayan para La-Prince dan juga sebagai guru seni di Shoukei. Ternyata, kehadiran Mugi bukan sekedar ‘orang numpang’ saja, melainkan melahirkan kehangatan dan perubahan di rumah besar itu. 

Continue reading >>

Rabu, 17 September 2008

harimau sumatera - keajaiban yang beranjak punah...

Harimau Sumatra (Pathera tigris sumatraensis) adalah salah satu subspesies dari Harimau. Habitatnya ada di tengah rimba hutan Sumatra, yang kian hari kian menipis. Akibatnya, populasi hewan ini terncam punah. Diperkirakan hanya ada sekitar 20.000 ekor hewan ini di Sumatra, mencakup pula di seluruh dunia.

Harimau Sumatra berwarna oranye cerah dengan belang-belang hitam atau cokelat yang tegas. Bulunya yang indah ini banyak dicari, dan karena ini pulalah harimau Sumatera merupakan spesies yang sangat terancam kepunahannya hingga beberapa tahun terakhir. Bahkan, kerabat terdekatnya, Harimau Jawa (Panthera tigris sundaica) dipastikan telah punah sejak lima tahun silam.

Harimau Sumatera hidup secara soliter, sangat jarang ditemukan yang berkoloni. hewan ini berburu di tengah kegelapan malam. makanannya berupa rusa, babi hutan dan sebagainya. Banyak isu yang mengatakan bahwa harimau sumatra sering mencuri ternak penduduk setempat, namun diketahui bahwa isu tersebut salah. Harimau sumatera tidak suka bercampur dengan manusia, bahkan tidak pernah mengganggu manusia. Kecuali apabila hewan ini merasa terancam bahaya dengan kehadiran manusia, dan diperkirakan inilah yang menjadi sebab maraknya kematian yang disebabkan oleh harimau, meskipun hal itu hanyalah isu belaka.
Continue reading >>

Senin, 15 September 2008

Portall

aduuwh... Pada kemana sih anak-anak Prtal. Biasanya mereka udah pada online sekarang. Tau tuh, Dewantii ma acii sih masih mending. Si Gorila jarang. Deso? Jangan tanya deh. Susah banget nyari info tentang dia. No. Hape gue kagak punya. Masalahnya, nak-nak itu kayaknya udah pada ngelupain portal deh. Hiks, sedihhh. tapi gue nggak, tuh! mekipun gue udah misah sama mereka, gue masih tetep suka callingan ma anak-anak. DESOOOO... DIMANA LO BERADA??? GUE KANGEN< TAU GAK SIH?
Continue reading >>